Jambi, 12 Maret 2025 – Program Studi Tadris Fisika melaksanakan kegiatan penyerahan Modul Fisika Berbasis Model Predict-Observe-Explain (POE) Terintegrasi Etnosains Pada Materi Fluida Statis Untuk Kelas XI SMA kepada SMA Negeri 8 Kota Jambi. Modul ini merupakan hasil penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen, yang dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran fisika dengan pendekatan berbasis budaya lokal.
Penyerahan dilakukan oleh perwakilan tim penelitian, Selina Damayanti, yang mewakili mahasiswa pengembang modul. Sementara itu, penelitian ini dibimbing oleh Dr. Boby Syefrinando, M.Si dan Rahmat Basuki, M.Pd, yang berperan dalam mengarahkan serta membimbing mahasiswa dalam penyusunan modul. Modul ini diterima langsung oleh Rumindang Simbolon, S.Pd, Gr., selaku guru fisika di SMA Negeri 8 Kota Jambi.
Dalam sambutannya, Dr. Boby Syefrinando menyampaikan bahwa modul ini dikembangkan sebagai solusi atas tantangan dalam pembelajaran fisika, khususnya dalam memahami konsep fluida statis. Model Predict-Observe-Explain (POE) dipilih untuk mendorong siswa berpikir kritis melalui proses prediksi, observasi, dan penjelasan berbasis eksperimen.
Sementara itu, Selina Damayanti sebagai perwakilan mahasiswa menyampaikan harapannya agar modul ini dapat membantu siswa dalam memahami konsep fisika secara lebih kontekstual dan menarik. “Kami berharap modul ini bisa menjadi sumber belajar yang memudahkan siswa dalam memahami fluida statis dengan pendekatan berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Guru penerima, Rumindang Simbolon, S.Pd, Gr., mengapresiasi hasil penelitian ini dan menyatakan bahwa modul ini akan sangat bermanfaat bagi pembelajaran fisika di sekolah. “Pendekatan POE yang dikombinasikan dengan etnosains tentu menjadi inovasi yang menarik. Ini bisa meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari,” katanya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Diharapkan, penelitian serupa terus dikembangkan untuk mendukung pembelajaran fisika yang lebih interaktif dan berbasis pada kebutuhan siswa.

