Jambi, 28 September 2023 – Himpunan Mahasiswa Tadris Fisika (HIMATIF) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sukses menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1445 H. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Kampus Ash-Sahabah, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa dan dosen terkait pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan akademis.
Acara yang berlangsung pada hari Kamis, 28 September 2023 ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Tadris Fisika serta para dosen di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Tercatat lebih dari 100 mahasiswa menghadiri acara tersebut, yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Kehadiran para dosen turut memberikan nuansa akademis yang kental pada peringatan ini, menjadikannya bukan hanya sebagai acara keagamaan, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antara mahasiswa dan dosen di luar kegiatan perkuliahan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Tadris Fisika, Bapak Boby Syefrinando, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momen refleksi diri untuk meneladani sifat dan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga mengapresiasi inisiatif dan semangat dari HIMATIF yang telah menyelenggarakan acara ini dengan baik.
Sesi inti dari acara tersebut diisi oleh ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Arif Wiratama, M.Pd., seorang pendakwah yang dikenal di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar Jambi. Dengan tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Akademis”, Ustadz Arif menyampaikan bahwa sifat-sifat mulia Rasulullah seperti kejujuran, amanah, dan ketekunan dapat menjadi inspirasi utama bagi mahasiswa dalam menjalani peran mereka sebagai pencari ilmu.
Dalam ceramahnya, Ustadz Arif juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar. Ia mencontohkan bagaimana Nabi Muhammad SAW adalah pribadi yang selalu memperhatikan umatnya, yang tercermin dalam sikap rendah hati, empati, dan keadilan yang beliau tunjukkan sepanjang hidupnya.
“Sebagai mahasiswa, kita harus menjadikan Rasulullah sebagai teladan. Selain semangat dalam menuntut ilmu, kalian juga harus menjaga adab, baik kepada dosen, teman, maupun sesama umat manusia. Karena itulah ajaran Islam yang paling mendasar,” ujar Ustadz Arif dalam ceramahnya.
Ia juga memberikan pesan khusus bagi para mahasiswa Tadris Fisika, agar dalam studi mereka yang berkaitan dengan ilmu fisika, mereka dapat menemukan tanda-tanda kebesaran Allah SWT melalui alam semesta yang dipelajari, sehingga ilmu pengetahuan tidak hanya bersifat duniawi, tetapi juga mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Selama acara berlangsung, antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi dengan Ustadz Arif tentang bagaimana cara mengimplementasikan nilai-nilai yang telah disampaikan dalam kehidupan akademik mereka sehari-hari. Beberapa mahasiswa bahkan mengajukan pertanyaan terkait bagaimana menghadapi tantangan modern saat ini tanpa melupakan nilai-nilai keislaman yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan pembacaan syair-syair pujian kepada Nabi yang dilantunkan oleh kelompok nasyid mahasiswa Tadris Fisika. Suasana menjadi lebih khidmat ketika semua peserta turut serta berselawat bersama, menambah kekhusyukan acara.
Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Arif Wiratama. Setelah doa, para peserta dipersilakan untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh panitia. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa dan dosen di luar ruang kelas, yang diharapkan dapat mempererat hubungan antar civitas akademika.
Ketua panitia pelaksana, Muhammad Rizki, menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya sebagai peringatan Maulid Nabi, tetapi juga sebagai bentuk refleksi bagi seluruh peserta untuk meneladani kepribadian Rasulullah SAW dalam kehidupan kampus dan sehari-hari. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal bagi mahasiswa Tadris Fisika untuk terus memperbaiki diri, baik dari segi akademis maupun spiritual, dengan meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW,” ungkap Rizki dalam pernyataannya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Tadris Fisika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan yang mengedukasi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan mahasiswa, guna membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.