Tadris Fisika
Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Tadris Fisika
Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Pelatihan MENWA Diselenggarakan oleh Mahasiswa Tadris Fisika UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Jambi, 19 Oktober 2023 – Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kedisiplinan mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Tadris Fisika UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi mengadakan pelatihan Resimen Mahasiswa (MENWA). Kegiatan yang bertempat di lingkungan kampus UIN Sultan Thaha Saifuddin ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Tadris Fisika, dengan Prof. Dr. H. Mukhtar Latif, M.A. bertindak sebagai ketua pelaksana.

Pelatihan MENWA ini digelar sebagai bagian dari upaya pengembangan karakter mahasiswa. Resimen Mahasiswa (MENWA) merupakan organisasi semi-militer di tingkat perguruan tinggi yang memiliki peran dalam membentuk generasi muda yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dasar-dasar bela negara kepada mahasiswa, sehingga mereka memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya keamanan dan pertahanan bangsa.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Prof. Dr. H. Mukhtar Latif, M.A. menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembinaan non-akademis. “Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Pelatihan ini diharapkan dapat membentuk karakter yang tangguh serta rasa solidaritas di antara mahasiswa,” ucapnya.

Pelatihan dimulai sejak pagi dengan berbagai agenda yang sudah dipersiapkan oleh panitia. Kegiatan ini dipimpin oleh tim instruktur dari satuan Resimen Mahasiswa UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi yang berpengalaman dalam memberikan pelatihan dasar. Materi yang diberikan mencakup:

  1. Latihan Baris-Berbaris (PBB)
    Mahasiswa dilatih untuk memahami gerakan baris-berbaris dengan benar, yang bertujuan untuk melatih kedisiplinan serta kerapihan dalam bergerak secara kompak. Latihan ini menjadi salah satu pondasi utama dalam pendidikan semi-militer dan membentuk kebiasaan untuk taat aturan.
  2. Latihan Fisik dan Kekuatan Mental
    Selain latihan baris-berbaris, para peserta juga diberikan latihan fisik untuk mengembangkan ketahanan tubuh. Latihan ini terdiri dari lari jarak pendek, push-up, sit-up, dan permainan yang menguji ketahanan dan kerja sama tim. Peserta dilatih untuk tidak hanya menjaga kondisi fisik, tetapi juga kekuatan mental untuk menghadapi tantangan.
  3. Latihan Kepemimpinan dan Kerja Sama Tim
    Para instruktur memberikan beberapa simulasi kepemimpinan dan kerja sama tim. Dalam latihan ini, para mahasiswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk memecahkan masalah yang menuntut pengambilan keputusan cepat dan kerja sama yang efektif. Hal ini bertujuan untuk menanamkan semangat kolaborasi dan kemampuan memimpin dalam situasi tekanan.
  4. Materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
    Di akhir sesi, para mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara, di mana mereka diajarkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta peran mahasiswa dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Pembekalan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya peran mereka sebagai bagian dari generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.

Mahasiswa yang mengikuti pelatihan tampak antusias dan bersemangat selama kegiatan berlangsung. Anggun Nurhalizah, salah satu peserta, mengaku pelatihan MENWA ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. “Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti kegiatan yang menantang secara fisik dan mental. Meski berat, tetapi kami belajar banyak tentang kedisiplinan dan pentingnya kerja sama tim,” katanya.

Selain itu, peserta lain, Wilda Turrohma, menyatakan bahwa melalui pelatihan ini, ia dan teman-temannya lebih memahami pentingnya tanggung jawab dan solidaritas. “Pelatihan ini mengajarkan kami banyak hal, mulai dari bagaimana menghadapi tantangan dengan tenang hingga bagaimana kami dapat bekerja sama dengan baik sebagai tim,” ungkapnya.

Setelah serangkaian latihan yang dilakukan sepanjang hari, acara ditutup dengan sesi evaluasi yang dipimpin oleh para instruktur dan diakhiri dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol keberhasilan mereka mengikuti pelatihan. Prof. Dr. H. Mukhtar Latif, M.A. mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk tim instruktur dan mahasiswa yang berpartisipasi aktif.

Dalam sambutan penutupnya, Prof. Mukhtar berharap agar pelatihan ini menjadi pemicu semangat untuk mahasiswa terus mengembangkan diri, tidak hanya dalam akademik tetapi juga dalam kedisiplinan dan kepemimpinan. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin agar mahasiswa Tadris Fisika tidak hanya terampil secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan fisik yang baik,” tutupnya.

Kegiatan pelatihan MENWA ini diharapkan menjadi salah satu program rutin di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, khususnya bagi mahasiswa Tadris Fisika. Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa memiliki karakter yang kuat, tangguh, serta siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan akademik maupun di masyarakat.

Pelatihan yang berlangsung dengan penuh semangat dan keseriusan ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam menjalani kehidupan perkuliahan dan kehidupan pasca kampus yang menuntut keterampilan dalam kepemimpinan, tanggung jawab, serta kerja sama yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899