
Salah satu peran penting dari Perguruan Tinggi adalah berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan (proses belajar mengajar) yang baik. Hal ini dapat terlaksana melalui implementasi tri dharma pendidikan Perguruan Tinggi dari berbagai komponen, termasuk komponen mahasiswa. Keberadaan mahasiswa di Perguruan Tinggi menempati bagian yang cukup penting dalam proses belajar mengajar, karena mahasiswa merupakan subjek belajar yang aktif. Proses pembelajaran mahasiswa di Perguruan Tinggi memiliki beberapa karakteristik yang berbeda dari pendidikan di SMA/SMK seperti menuntut kemandirian, baik dalam pelaksanaan pembelajaran maupun dalam pengelolaan diri. Di samping itu, banyak masalah yang menghambat studi mahasiswa baik masalah pribadi, keluarga maupun sosial yang dihadapi mahasiswa selama menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut untuk lebih banyak belajar mandiri, mencari dan menemukan sumber-sumber belajar secara mandiri, mengkaji dan memperdalam bahan perkuliahan sendiri tanpa banyak diatur, diawasi dan dikendalikan oleh dosen.